Assalamualaikum semuanya, selamat pagi, siang, sore, malam, atau kapanpun kalian membaca artikel ini. Bagaimana kabar kalian semua? Semoga selalu diberi kesehatan karena kesehatan itu penting agar kita bisa menjalani hari demi hari lebih baik lagi kedepannya.
Baiklah, dia artikel kali ini, sesuai judul yang ada kita akan membahas tentang audio. Rasanya tanpa penjelasanpun kalian sudah pasti kenal dengan yang namanya 'audio' ini kan? Tetapi, audio tidaklah sesederhana suara lalu tidak ada pembahasan lainnya. nah disini, kita akan membahas lebih lanjut tentang audio. Bagi yang udah penasaran bisa langsung menyimak artikel dibawah ini ya...
A. Pengertian Audio
Audio pada dasarnya adalah sebuah bunyi yang berasal dari getaran suatu benda, yang dalam hal ini jika kita merujuk kepada suatu komputer atau handphone, audio tersebut berasal dari speaker.
Audio sangat penting dalah sebuah multimedia, karena audio dapat memberikan pengguna sensasi atau membuat pengguna pahama akan multimedia tersebut.
B. Jenis-Jenis Audio
Ada banyak jenis-jenis audio, berikut beberapa yang cukup banyak digunakan :
1. MPEG Layer 3 (MP3)
Format audio ini memiliki ukuran yang begitu kecil, misalnya sebuah lagu yang berdurasi tiga menit hanya memakan sekitar 3 MB. Tidak menutup kemungkinan banyak orang yang mengunduh dan menyimpan lagu hingga ratusan bahkan ribuan dalam format MP3. Format yang memiliki ekstensi mp3 ini menawarkan pilihan bitrate sekitar 128, 160, 192, 256, hingga 320 Kbps.
Peruntukan :
- Menyimpan file – file music
- Menyimpan audiobooks dalam hard drive
Kelebihan :
- Kualitasnya yang sama baik dengan format CD 16-bit.
Kekurangan ;
- Kualitasnya akan berkurang jika dikompres.
2. AAC
ACC adalah file format audio yang berbasis MPEG2 dan MPEG4. AAC bersifat lossy compression (data hasil kompresi tidak bisa dikembalikan lagi ke data semula, karena setelah dikompres terdapat data-data yang hilang). File AAC dikembangkan oleh Motion Picture Expert Group (Fraunhofer Institute, Dolby, Sony, Nokia dan AT&T). File AAC dikompresi dengan cara lebih efisien pada kecepatan 128 kbps dengan suara stereo dibandingkan versi yang lebih dulu muncul, yakni, MP3. AAC merupakan audio codec yang menyempurnakan MP3 dalam hal medium dan high bit rates.
Peruntukan :
- Untuk mendengarkan musik dan bisa jadi alternatif untuk file audio yang formatnya bukan MP3.
Kelebihan:
- Suara lebih bagus untuk kualitas bit yang rendah (dibawah 16 Hz).
- Memiliki 48 channel.
- Sample ratenya antara 8 Hz – 96 kHz
Kekurangan:
- File yang sudah dikompres tidak bisa di kembalikan ke bentuk awal, karena ada beberapa data yang hilang.
- Lisensi AAC tidak gratis.
3. WAV (WAVE-form)
WAV adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris “waveform”. WAV merupakan standar format berkas audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM. WAV ini adalah format utama untuk menyimpan data audio mentah pada Windows dan menggunakan metode yang sama dengan AIFF Apple untuk menyimpan data.
WAV umumnya digunakan untuk menyimpan audio tanpa kompresi, file suara berkualitas CD. File ini berukuran besar, sekitar 10 MB per menit. File .wav juga dapat berisi data terkodekan dengan beraneka ragam codec untuk mengurangi ukuran file. Akan tetapi untuk keperluan mengoleksi musik, transfer via internet dan memainkan di player portable, format ini kurang popular dibandingkan dengan MP3, Ogg Vorbis dan WMA dikarenakan ukuran file yang sangat besar.
Peruntukan :
- Untuk menyimpan audio tanpa kompresi
- Untuk mengurangi ukuran file yang berisi data terkodekan dengan beraneka ragam codec
Kelebihan:
- WAV biasanya menggunakan coding PCM (Pulse Code Modulation). Dengan cara ini , detail tidak hilang ketika audio analog didigitalkan dan disimpan. Ini membuat format WAV (menggunakan PCM) menjadi pilihan untuk mengedit audio high-fidelity.
- WAV adalah data tidak terkompres, sehingga seluruh sampel audio disimpan semuanya di harddisk.
Kekurangan:
- Maksimal ukuran file WAV adalah 2GB.
- WAV jarang sekali digunakan di internet karena ukurannya yang relative besar.
4. PCM
Pulse-Code Modulation, itulah kepanjangan dari PCM. Format audio ini merupakan representasi digital dari sinyal audio raw analog. Format audio yang mempunyai ekstensi .pcm ini memiliki sub tipe PCM yang disebut LPCM (Linear Pulse-Code Modulation). Subtipe LPCM adalah bentuk PCM yang paling umum digunakan.
Peruntukan :
- Untuk format CD Audio
Kelebihan :
- dapat digunakan untuk format CD dan DVD.
Kekurangan :
- memiliki ukuran file yang cukup besar jika dibandingkan dengan MP3. Jelas,
5. AIFF
AIFF adalah singkatan dari Audio Interchange File Format. Mirip sebagaimana Microsoft dan IBM yang mengembangkan WAV untuk Windows, AIFF merupakan format audio yang dikembangkan oleh sistem Apple untuk Mac pada 1988.
File AIFF dapat berisi berbagai jenis format audio, misalnya versi terkompresi yang disebut AIFF-C dan versi lain yang dikenal dengan Apple Loops digunakan oleh GarageBand dan Logic Audio. Keduanya menggunakan ekstensi AIFF yang sama.
Peruntukan :
- Untuk meyimpan data suara untuk komputer dan perangkat audio lainnya
Kelebihan :
- Suara yang dihasilkan sangat bagus
Kekurangan :
- format audio ini hanya dapat diputar pada sistem operasi OS di MAC dan memiliki ukuran file yang besar.
6. FLAC
Dikenalkan pada tahun 2001, FLAC atau Free Lossless Audio Codec adalah salah satu format audio yang dapat memanfaatkan file sumber asli hingga 60 persen tanpa kehilangan sedikit pun data. Hebatnya FLAC, format file audio open-source dan bebas royalti alias berlisensi gratis.
Peruntukan :
- Untuk compress audio yang banyak digunakan masyarakat karena berlisensi gratis
Kelebihan :
- Format audio ini didukung oleh sebagian besar program dan perangkat utama dan merupakan alternatif utama MP3 untuk musik.
Kekurangan :
- Format ini cukup membebani dari MP3, karena memiliki ruang yang lebih besar. Tidak heran, data hasil kompresi ke FLAC, kapasitasnya menjadi semakin besar.
7. ALAC
ALAC dikenal juga dengan Apple Lossless Audio Codec. Format audio yang dikembangkan dan diluncurkan pada 2004 ini bersifat Open Source dan sangat baik digunakan untuk kepentingan Transfer Data Audio karena teknologi kompresinya mampu meminimalkan ukuran file tanpa mengubah kualitas suara.
Peruntukan :
- Untuk memudahkan transfer data audio dengan kualitas aslinya yang tidak akan berubah
Kelebihan :
- mampu meminimalkan ukuran file tanpa mengubah kualitas suara.
Kekurangan :
- Format audio gratisan ini membutuhkan aplikasi dari pihak ketiga untuk dipakai pada perangkat selain Apple. Selain itu, tidak semua perangkat kompatibel dengan ALAC.
8. OGG Vorbis
Format audio ini adalah wadah multimedia yang dapat menampung semua jenis format kompresi, akan tetapi paling sering digunakan untuk menyimpan file Vorbis. Dengan demikian, format ini disebut juga file OGG Vorbis.
Format audio yang pertama kali diluncurkan pada 2000 dirancang untuk streaming dan mempunyai penyimpanan yang efisien. Sayangnya, meski gratis format audio ini tidak banyak yang digunakan banyak orang dan dukungan untuk OGG masih sedikit salah satunya adalah Winamp.
Peruntukan :
- Untuk menyimpan file Vorbis - Untuk streaming audio atau untuk hosting audio.
Kelebihan :
- Menghemat penyimpanan memori karena kapasitas yang rendah
Kekurangan :
- Proses kompresi suara yang tidak terlalu bagus kualitasnya.
9. MIDI
Merupakan standar yang dibuat oleh perusahaan alat-alat music elektronik berupa serangkaian spesifikasi agar berbagai instrument dapat berkomunikasi. Dengan menggunakan format MIDI, perangkat elektronik seperti keyboard dan computer dapat melakukan sinkronisasi satu sama lain.
Peruntukan :
- Diperuntukan untuk perangkat elektronik seperti keyboard dan computer supaya dapat melakukan sinkronisasi satu sama lain.
Kelebihan :
- Tidak membutuhkan spesifikasi yang kuat
- Ukuran file yang sangat kecil
- Jenis instrumen music dapat diubah tanpa harus direkam ulang
Kekurangan :
- kualitas suara instrumen musiknya tergantung dari instrumen MIDI yang digunakan
10. WMA
WMA (Windows Media Audio) adalah format yang ditawarkan oleh Microsoft. Format ini di desain khusus untuk digunakan pada Windows Media Player yang ada pada sistem operasi windows.
Peruntukan :
- Untuk digunakan pada Windows Media Player yang ada pada sistem operasi windows.
Kelebihan :
- Bisa digunakan di media player lain
- Memiliki dukungan terhadap Digital Right Management sehingga terhindar dari pembajakan
Kekurangan :
- Memiliki ukuran yang cukup besar
Baiklah, sekian untuk artikel ku kali ini, semoga bermanfaat untuk kita semua, stay tuned untuk artikel selanjutnya ya!!!
0 Komentar